Coinbase mogok selama reli Bitcoin karena pengguna melihat angka nol

Pertukaran Coinbase telah jatuh di tengah pasar bullish, karena pengguna melihat saldo ‘nol’ di akun mereka.

Media sosial telah dibanjiri kemarahan dari para penggemar kripto karena pengguna tidak dapat mengakses dana dari bursa terkemuka AS. Beberapa pengguna juga melaporkan kesalahan dalam pembelian dan penjualan, yang menyebabkan frustrasi lebih lanjut.

Coinbase segera mengakui kesalahan ini dan mengatakan sedang diselidiki. Pertukaran tersebut juga mengklarifikasi bahwa ada penundaan parah dalam transfer dana melalui jaringan Ethereum ERC-20.

Beberapa pengguna berpendapat bahwa ini adalah langkah yang cukup strategis dari bursa untuk mengurangi penjualan kilat, karena token utama, termasuk Bitcoin dan Ethereum, telah mengalami reli yang signifikan hari ini. BTC segera menyentuh $64,000 satu jam yang lalu sebelum jatuh ke zona $61,000. Namun, laporan lain menunjukkan bahwa kehancuran ini terutama disebabkan oleh lalu lintas bursa yang belum pernah terjadi sebelumnya karena pasar bullish saat ini.

Ada laporan tentang bursa besar lainnya yang mengalami kehancuran serupa, termasuk Binance dan KuCoin. Namun, klaim ini masih belum dapat diverifikasi.

Coinbase, Binance, dan Kucoin semuanya down!! WTF sedang berlangsung!!

— Kyle Chassé (@kyle_chasse) 28 Februari 2024

Keruntuhan Coinbase bukanlah hal baru, karena masalah teknis terjadi pada setiap pasar bullish ketika platform gagal mengatasi peningkatan pembelian dan penjualan. Oleh karena itu, anggota komunitas kripto sangat marah karena platform seperti Coinbase tidak memiliki batasan teknis untuk mengelola masalah tersebut.

Ini adalah kisah yang berkembang.

Ikuti Kami di Google Berita

crypto.news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *