Deutsche Bank bermitra dengan perusahaan Swiss Taurus untuk menawarkan layanan aset digital

Pada 14 September, Deutsche Bank, sebuah lembaga keuangan internasional yang berkantor pusat di Jerman, mengungkapkan upaya strategisnya dalam teknologi kripto dan blockchain setelah berkolaborasi dengan Taurus, sebuah perusahaan Swiss dengan keahlian di berbagai domain—mulai dari penerbitan mata uang digital hingga penyimpanan yang aman. dan perdagangan aset yang diberi token dan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT).

Paul Maley, kepala layanan sekuritas Deutsche Bank, menyatakan langkah ini sejalan dengan meningkatnya permintaan produk keuangan digital di kalangan kliennya.

Awalnya, Deutsche Bank bertujuan untuk menyediakan layanan penyimpanan untuk kripto terpilih dan stablecoin tertentu, yang secara khusus menargetkan klien korporat dan institusi di wilayah pasar dalam negeri mereka.

Namun Maley tidak merinci aset apa saja yang akan dimasukkan dalam layanan ini.

Selain penyimpanan aset digital, Deutsche Bank berencana untuk melakukan tokenisasi pada sekuritas keuangan tradisional.

Langkah ini merupakan simbol dari konsensus industri yang lebih luas yang memandang tokenisasi aset sebagai kemajuan yang tidak dapat dihindari dalam modernisasi sistem keuangan.

Lembaga keuangan lain, seperti JP Morgan, Goldman Sachs, dan Franklin Templeton, sedang melakukan penelitian mengenai potensi tokenisasi aset.

Kemitraan dengan Taurus bukanlah usaha pertama Deutsche Bank.

Bank tersebut berpartisipasi dalam putaran pendanaan $65 juta untuk Taurus pada bulan Februari, dipimpin oleh Credit Suisse, raksasa keuangan tradisional lainnya sebelum krisis yang akan datang pada awal Maret 2023.

Selain itu, Deutsche Bank sebelumnya telah mengajukan permohonan izin kepada regulator keuangan Jerman untuk menawarkan layanan penyimpanan kripto.

Kolaborasi terbaru ini dipandang sebagai kelanjutan dari inisiatif Deutsche Bank, yang diuraikan dalam laporan Desember 2020 oleh Dewan Masa Depan Global Mata Uang Kripto dari Forum Ekonomi Dunia (WEF).

Visi jangka panjang bank ini mencakup pengembangan platform kustodi bagi klien institusional untuk menjembatani kesenjangan antara aset digital dan tradisional.

Platform ini bertujuan untuk mengelola berbagai kepemilikan digital dan fiat secara terpadu, memungkinkan klien mengakses aset-aset ini melalui solusi penyimpanan panas atau dingin yang aman dan berkelas asuransi.

Lamine Brahimi, salah satu pendiri Taurus, menyatakan antusiasmenya terhadap kemitraan global ini, dengan menyatakan bahwa Taurus berharap dapat membantu Deutsche Bank dalam peluncuran berbagai aset digital serta produk dan layanan berbasis blockchain.

Ikuti Kami di Google Berita

crypto.news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *